Pengusaha Bus Nakal akan ditindak


K-Online, Kota- Pengusaha Bus dan angkutan lebaran di Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang terbukti "nakal" akan ditindak tegas, bahkan sanksi bisa sampai pencabutan izin trayek.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus Hendro Martoyo mengatakan kepada masyarakat yang merasa dirugikan oleh Bus atau angkutan lebaran lainnya bisa langsung lapor kepada petugas Dishub baik di terminal maupun di posko lebaran. Jika terbukti menelantarkan penumpang atau menaikan tarif di atas ketentuan angkutan lebaran yang bersangkutan akan langsung ditegur dan diberi peringatan.

Berkaiatan dengan tarif, Hendro menegaskan tidak ada kenaikan tarif lebaran atau tuslah, yang ada adalah kenaikan tarif akibat kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu sebesar 15 persen sesuai keputusan Gubernur Jawa Tengah. Untuk Kabupaten Kudus kenaikan tarif belum ada keputusanya karena bupati belum dilantik, jadi mengikuti keputusan Gubernur saja.

Hendro melanjutkan, secara resmi Dishub telah mengajukan rencana kenaikan tarif angkutan sebesar 13 -17 persen kepada bupati. Meski belum ada keputusan resmi, prakteknya sudah ada kenaikan tarif angkutan yang telah disepakati masyarakat dan pengusaha yaitu sekitar 15 persen, dan hingga saat ini belum ditemukan aduan atau keberatan konsumen terhadap tarif yang sudah diberlakukan tersebut.

Terkait angkutan lebaran, saat ini sudah mulai diberlakukan, sejumlah Bus dan angkutan umum lain telah ditempeli setiker bertuliskan "Angkutan Lebaran 2013". Kepada pengusaha angkutan dihimbau untuk melayani konsumen dengan sebaik-baiknya. Selain menegecek kelaayakan armada, pengusaha juga diharapkan memeriksa kesehatan dan kebugaran para supirnya agar dapat menjalankan tugasnya denganbaik dan selamat sampai tujuan.

Untuk angkutan lebaran Dishub Kudus telah menyiapkan sejumlah armada antara lain : Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) sebanyak 118 Busa, Antar Kota DalamPropinsi (AKDP) sebaanyak 167 Bus, Bus Pariwisata sebanyak 120 Bus, Angkutan kota sebanyak 651 dan Cadangan AKAP dan AKDP sebanyak 19 Bus.
(odie)

Post a Comment

Previous Post Next Post