K-Online, Kaliwungu - Kodim 0722 Kudus, Jawa Tengah, turut berjasa terhadap pembangunan jembatan penghubung antara warga Desa Blimbingkidul, Kudus dengan Blimbingrejo, Jepara.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2014 di Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Sementara peresmian jembatan sepanjang 8 meter, lebar 4 meter dan tinggi 5 meter di atas sungai Blimbing yang menghubungkan Desa Blimbing Kidul, Kudus, dengan Blimbingrejo, Jepara, dilakukan bersamaan dengan penutupan TMMD pada Rabu (29/10) yang dihadiri Bupati Kudus Musthofa da Wakilnya Abdul Hamid.
Kegiatan TMMD dimulai 9 Oktober sampai 29 Oktober 2014, menghabiskan anggaran sebanyak Rp435 juta.
Menurut Dandim 0722 Kudus, Letkol Arh Ibnu Sukhelan di Kudus, kegiatannya tidak hanya soal fisik, melainkan ada berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
"Kami juga menggelar penyuluhan soal wawasan kebangsaan, kamtibmas, narkoba, lalu lintas, pertahanan, pemberdayaan masyarakat dan keluarga berencana (KB)," ujarnya.
Terkait pembuatan jembatan, Sukhelan menuturkan, merupakan aspirasi dari warga desa setempat, kemudian ditindaklanjuti ke lapangan.
Jembatan tersebut merupakan jembatan yang strategis untuk peningkatan kesejahteraan warga, karena memudahkan akses ekonomi warga desa setempat dengan Jepara.
"Harapannya masyarakat turut menjaga jembatan dengan baik sehingga usia pakai bisa lama," ujarnya.
Sementara itu, Wabup Kudus Abdul Hamid mengakui jembatan tersebut memang sangat bermafaat bagi akses warga setempat dengan Kabupaten Jepara.
Apalagi, lanjut dia, sebagian warga Jepara justru lebih sering ke Kudus dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.
Hal terpenting, kata dia, masyarakat juga tidak buang sampah sembarangan, terutama di sungai agar alirannya tidak terhambat sehingga bisa berdampak banjir.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2014 di Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Sementara peresmian jembatan sepanjang 8 meter, lebar 4 meter dan tinggi 5 meter di atas sungai Blimbing yang menghubungkan Desa Blimbing Kidul, Kudus, dengan Blimbingrejo, Jepara, dilakukan bersamaan dengan penutupan TMMD pada Rabu (29/10) yang dihadiri Bupati Kudus Musthofa da Wakilnya Abdul Hamid.
Kegiatan TMMD dimulai 9 Oktober sampai 29 Oktober 2014, menghabiskan anggaran sebanyak Rp435 juta.
Menurut Dandim 0722 Kudus, Letkol Arh Ibnu Sukhelan di Kudus, kegiatannya tidak hanya soal fisik, melainkan ada berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
"Kami juga menggelar penyuluhan soal wawasan kebangsaan, kamtibmas, narkoba, lalu lintas, pertahanan, pemberdayaan masyarakat dan keluarga berencana (KB)," ujarnya.
Terkait pembuatan jembatan, Sukhelan menuturkan, merupakan aspirasi dari warga desa setempat, kemudian ditindaklanjuti ke lapangan.
Jembatan tersebut merupakan jembatan yang strategis untuk peningkatan kesejahteraan warga, karena memudahkan akses ekonomi warga desa setempat dengan Jepara.
"Harapannya masyarakat turut menjaga jembatan dengan baik sehingga usia pakai bisa lama," ujarnya.
Sementara itu, Wabup Kudus Abdul Hamid mengakui jembatan tersebut memang sangat bermafaat bagi akses warga setempat dengan Kabupaten Jepara.
Apalagi, lanjut dia, sebagian warga Jepara justru lebih sering ke Kudus dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.
Hal terpenting, kata dia, masyarakat juga tidak buang sampah sembarangan, terutama di sungai agar alirannya tidak terhambat sehingga bisa berdampak banjir.
Post a Comment