Ada pengakuan keluarga, Polisi Kudus Bongkar Makam tanpa Identitas

(Kudus-online.com), Jati - Kepolisian Resor Kudus Senin (16/2), melakukan pembongkaran makam seseorang yang diduga korban pembunuhan dengan identitas yang belum bisa dipastikan.

Menurut Kapolres Kudus AKBP Bambang Mudoko melalui Kasat Reskrim AKP Sulkhan ditemui di sela-sela proses pembongkaran makam di Pemakaman Umum Ploso,  pembongkaran makam seseorang tanpa identitas ini, guna memastikan identitas korban sekaligus mengungkap penyebab meninggalnya korban.

Pembongkaran dilakukan karena ada warga Nalumsari Jepara yang mengaku mengenali korban yang ditemukan meninggal di Sungai Delingo Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kudus.

"Mereka mengaku mengenali korban dari pakaian dan sabuk yang dikenakan korban," ujarnya.
Untuk memastikan korban tersebut merupakan warga Nalumsari, maka dilakukan autopsi dengan menghadirkan tim identifikasi dari Dokter Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng.

Kehadiran mereka, bertujuan untuk mendapatkan bukti primer terkait identitas korban dari sidik jari, susunan gigi geligi dan DNA, setelah sebelumnya diperoleh bukti sekunder.

"Kalau bukti primer sudah diperoleh dan bisa dipastikan korban merupakan warga Nalumsari, tentunya akan ditindaklanjuti dengan upaya penyelidikan guna mengungkap penyebab korban meninggal," ujarnya.

Tahapan yang dilakukan polisi saat ini tetap harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian karena belum bisa dipastikan keluarga yang mengaku kehilangan dan mengenali dari ciri pakaian dan gesper yang dipakai korban memang keluarganya.

 Apalagi, keluarga yang lapor merasa kehilangan anggota keluarganya saat ini tidak hanya satu, melainkan ada dua.

Berdasarkan keterangan dari Polsek Bae, korban yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga di Sungai Delingo pada 7 Februari 2014 dalam kondisi meninggal.

Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Bae tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
 Setelah jasad korban dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus, akhirnya pada 9 Februari 2015 dimakamkan di Pemakaman Umum Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, mengingat tidak ada warga yang mengenali korban.

Kemudian warga Nalumsari yang merasa mengenali pakaian dan sabuk yang dikenakan korban, akhirnya mendatangi Kantor Polsek Bae untuk memastikan korban tersebut merupakan anggota keluarganya yang hilang sejak Rabu (4/2).


Berdasarkan keterangan dari anggota keluarganya, jika benar korban merupakan anggota keluarganya berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku klas 1 SMK. #

Post a Comment

Previous Post Next Post