(Kudus-online.com), Kota – Menyusul melonjaknya harga jualberas di kabupaten kudus, Pemerintah daerah menghimbau Pedagang beras untuk
memprioritaskan pemenuhan kebutuhan beras masyarakat Kudus sebelum menjualnya
ke luar daerah, demikian disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kudus Dwi
Agung Hartono.
"Pemkab Kudus memang tidak memiliki kewenangan lebih
selain mengimbau mereka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal terlebih
dahulu," ujarnya menanggapi lonjakan harga jual beras di pasaran di Kudus.
Selain mengimbau para pedagang beras skala besar, pemkab
juga akan melakukan pemantauan pergerakan harga jualnya di pasaran.
Selain itu, ketersediaan stok beras juga akan dipantau, untuk
memastikan tidak ada kelangkaan beras di pasaran.
"Jika stok beras cukup, tentu tidak ada permasalahan
mengingat kebutuhan rumah tangga juga tidak begitu banyak," ujarnya.
Mengenai kemungkinan melakukan operasi pasar, hal itu sulit
direalisasikan karena tidak tersedia anggaran.
Apalagi, persoalan
lonjakan harga beras tidak hanya dialami masyarakat Kudus, melainkan dialami
pula masyarakat di daerah lain.
Untuk masyarakat miskin, dipastikan tercukupi dengan beras
untuk masyarakat miskin yang setiap bulannya mendapatkan jatah 15 kilogram
dengan harga tebus sebesar Rp1.600 per kilogram.
Tahun 2015 Kabupaten Kudus mendapatkan jatah raskin sebanyak
6.539.760 kilogram untuk 36.332 RTS.
Seperti diberitakan sebelumnya, Salah seorang pedagang beras
di Pasar Wergu Kudus Niswati mengakui, banyak pembeli dari luar daerah yang
turun langsung untuk berburu beras di Kudus karena pasokan di luar daerah,
seperti Jakarta mulai kekurangan.
Bahkan, mereka berburu hingga ke sejumlah pemasok beras dan
ke pedagang di pasar tradisional sehingga stok beras di pasaran mulai
berkurang.
"Kalaupun ada stok beras, harganya cukup tinggi
sehingga tidak berani kulakan karena khawatir jika turun," ujarnya.
Kenaikan harga jual beras paling tinggi, kata dia, terjadi
pada beras super naik Rp1.500 menjadi Rp10.000/kg.
Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus juga
membenarkan, bahwa harga jual beras medium di pasaran mengalami kenaikan
Rp1.000 menjadi Rp10.500/kg. #

Post a Comment